Pages Navigation Menu

Untuk Indonesia yang Lebih Beradab

Ketua MIUMI : 500an Ulama Mesir akan Dieksekusi Mati, Tak Satupun Negara yang Membela

Ketua MIUMI : 500an Ulama Mesir akan Dieksekusi Mati, Tak Satupun Negara yang Membela

Ketua Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Dr. Hamid Fahmi Zakarsyi menyayangkan kurangnya perhatian terhadap nasib ratusan anggota Ikhwanul Muslimin yang saat ini akan menghadapi vonis mati oleh rezim kudeta Mesir. Ia membandingkan dengan tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines yang sangat ramai diberitakan.

“Sekitar 200 an orang penumpang Malaysia Airlines bersama dengan pesawatnya hilang, 6 negara sibuk mencari hingga ke samudra India, tapi 500 an ulama Ikhwan Mesir akan dihukum mati tanpa pengadillan oleh penguasa kudeta tidak sah, tidak satu negara pun yang sibuk membela,” ujar Dr. Fahmi, Jum’at (28/3/2014) dalam laman facebooknya.

Ia mengatakan, para pembela kemanusiaan (humanisme) ternyata hanya akan membela manusia-manusia yang tidak ada kaitannya dengan agama. “Masih banyak kasus lain, silahkan berfikir sendiri-sendiri,” tuturnya.

Seperti dalam berita Suara Islam Online sebelumnya, pengadilan Mesir telah memvonis 529 anggota Ikhwanul Muslimin dengan hukuman mati. Mereka dituduh membunuh dua petugas dan menyerang stasiun polisi juga melakukan kekerasan lainnya.

Persidangan terhadap para anggota Ikhwanul Muslimin merupakan bagian dari kejatuhan Ikhwanul Muslimin usai kudeta terhadap Presiden Muhammad Mursi pada Juli lalu.

Print Friendly
468 ad

One Comment

  1. Ya Allah, berikanlah pertolongan buat saudara saudara kami di Mesir, khususnya untuk ulama ulama mesir,berikanlah bantuanMu ya Allah. Amin