Pages Navigation Menu

Untuk Indonesia yang Lebih Beradab

Visi Misi Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia

Posted by on May 26, 2015 in Profil | 0 comments

Visi. Menjadi lembaga kepemimpinan formal islam terdepan dalam menegakkan nilai-nilai Islam. Menjadi wadah pemersatu para intelektual dan ulama Indonesia dalam membangun peta -perjuangan menuju kejayaan islam. Misi. Membangun wibawa kepemimpinan formal Islam yang bisa dipercaya umat melalui good governance. Menjadikan hasil riset sebagai landasan penetapan fatwa agar dapat tersosialisasi dengan baik. Menyatukan potensi para intelektual dan ulama dalam membentuk peta perjuangan dakwah yang mendatangkan pertolongan Allah SWT dalam memenangkan Islam dan menjayakan umat Islam.   Islam jelas panduannya, Al-Qur’an dan As-Sunnah, Allah dan Rasulullah. Sementara tradisi, kebiasaan, adat, budaya, itu nggak ada patokannya,...

Read More

Kecerdasan Imam Abu Hanifah

Posted by on Dec 10, 2014 in Artikel, Profil Tokoh, Syiah | 0 comments

Dalam sebuah majelis ilmu yang diisi oleh Imam Abu Hanifah, salah seorang laki-laki berdiri lantas bertanya, Wahai Abu Hanifah, bagaimana pendapatmu mengenai seorang laki-laki yang berkata seperti ini, Aku tidak mengharap surga dan tidak takut neraka; Aku suka memakan bangkai dan darah; Aku benci terhadap sesuatu yang hak (benar); Aku lari dari rahmat Allah; Aku juga meminum khamar; Aku bersaksi terhadap sesuatu yang tidak kulihat; Aku mencintai fitnah; Aku salat tanpa wudhu’; Aku tidak mandi setelah mengalami junub; dan aku suka membunuh manusia! Sebelum menjawab pertanyaan yang rumit (complicated question) di atas, Abu Hanifah melihat pada hadirin lalu berkata, “Jika menurut kalian, bagaimana?” Para hadirin menjawab, “Orang itu jelas kafir!”. Mendengar jawaban mereka, Abu Hanifah tersenyum sejenak, lalu berkata, Itu adalah tanda orang mukmin. Mendengar jawaban Sang Imam, para hadirin keheranan dan berkata, Kenapa bisa begitu? Abu Hanifah menjawab,...

Read More

KH. Jamaluddin Amien, Ulama Pejuang Syariat

Posted by on Dec 10, 2014 in Artikel, Profil Tokoh, Syiah | 0 comments

KH. Jamaluddin Amin, pertama kali saya mengenal dan berinteraksi langsung ketika ikut dalam diklat dai yang diadakan Asia Moslem Charity Foundation (AMCF). Dikoordinir oleh Ma’had Ali Al-Birr di bawah naungan Universitas Muhammadiyah Makassar. Saat itu, Pak Kiyai, demikian sapaan akrabnya, membawakan tausiyah pelepasan para peserta diklat yang telah dibina, diajar, dan digembleng selama tiga bulan penuh, dari  November 2009 hingga Januari 2010. Dalam tausiyahnya, ia menekankan kepada para dai agar senantiasa berjuang mengajarkan dan menegakkan agama Allah kapan pun dan di mana pun berada, dan lebih khusus mereka yang akan dikirim ke pedalaman agar bersabar menghadapi berbagai rintangan dan cobaan, karena itu semua sunnatullah. Bahkan, ia juga menceritakan pengalamannya, terutama saat-saat Orde Baru yang saat itu perjuangan dakwah jauh lebih berat dibandingkan zaman Reformasi. Pak Kiyai selanjutnya memberikan sugesti kepada para calon dai yang segera bertugas ke daerah, dengan...

Read More

Ulama Berkumpul Bahas Capres yang Akan Didukung Umat Islam

Posted by on Apr 15, 2014 in Headline, Kepemimpinan, Nasional, Sikap | Comments Off on Ulama Berkumpul Bahas Capres yang Akan Didukung Umat Islam

SENIN malam kemarin (14/4/2014) beberapa tokoh, ulama dan ormas Islam berkumpul untuk menyatukan visi politik dalam menghadapi pilpres 2014 mendatang. Para tokoh dan ormas Islam tersebut berusaha menggagas adanya satu calon presiden dan wakilnya yang akan dipilih pada pilpres nanti. Acara yang bertema “Musyawarah Kepemimpinan Nasional Umat 2014″ ini digelar di AQL Islamic Center Jakarta dan dihadiri beberapa ulama seperti KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i, ketua MUI KH Cholil Ridwan, ustadz Syuhada Bachri dari DDII dan ulama-ulama muda yang tergabung dalam MIUMI. Ulama Betawi putra pendiri perguruan Asy-Syafiiyah, KH. Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i dalam pernyataannya mengatakan bahwa dirinya dan semua yang hadir di acara tersebut merasa terpanggil untuk membahas capres dan cawapres mendatang demi untuk kepentingan umat Islam Indonesia. “Kita semua khawatir, apa jadinya negeri ini jika jatuh dipimpin oleh orang yang salah,” ujar kyai Rasyid dengan nada getir....

Read More

APII: Gerakan Pemuda Indonesia Sinergi Membangun Negeri

Posted by on Feb 26, 2014 in Berita, Headline, Nasional, Seminar | Comments Off on APII: Gerakan Pemuda Indonesia Sinergi Membangun Negeri

Sebagai wujud nyata upaya menyatukan pergerakan pemuda Indonesia mainstream, APII (Aliansi Pemuda Islam Indonesia) memposisikan menjadi wadah bagi para pemuda Indonesia yang memiliki kemauan kuat dalam membangun negeri. Hal ini disampaikan oleh Agastya Harjunadhi, Presiden terpilih APII yang ditemui disela-sela Silaturahim Nasional & Workshop DERAP PEMUDA, di AQL Islamic Center (23/02/2014). “Kedewasaan yang semakin matang, ilmu dan bimbingan dari ulama adalah kunci para pemuda pergerakan ini bersatu untuk Islam di Indonesia”, paparnya membuka acara silaturahim dan workshop tersebut. Selain itu, Agas (panggilan akrabnya) juga menyampaikan bahwa irama persatuan ini membutuhkan kesabaran, dan seluruh pergerakan akan duduk sama rata dan berdiri sama tinggi di aliansi ini. Dalam acara ini, menghadirkan Dr. Adian Husaini untuk memberikan kuliah umum. Sebagai peneliti INSISTS Dr. Adian menghimbau agar pemuda Indonesia paham betul sejarah pergerakan Islam di Indonesia dan hubungannya dengan Pancasila. “Kita tahu bahwa...

Read More

Kultus Husain radhiyallahu ‘anhuma dan Asal-Usul Ritual Karbala

Posted by on Nov 14, 2013 in Aqidah, Artikel, Edukasi, Headline, Pemikiran | Comments Off on Kultus Husain radhiyallahu ‘anhuma dan Asal-Usul Ritual Karbala

Sayyidina Husein radhiyallahu ‘anhuma, adalah cucu kinasih Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Shallallahu ‘alaihi wa sallam Tabrani). Beliau sangat senang apabila melihat cucunya itu tertawa, dan sering terlihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam duduk bahkan bermain bersamanya. Di kalangan para Sahabat nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ahlul bait (keluarga Rasulullah), sayyidina Husein sangat dihormati. Ia dikenal berbudi luhur, sangat sopan, alim, dermawan dan gagah berani. Khalifah Mu’awiyah ra, menaruh hormat padanya. Hussein sering diundang ke istana Mu’awiyah untuk diberi hadiah dengan jumlah yang banyak. Bahkan, sebagai bentuk khidmah kepada keluarga Rasulullah, Mu’awiyah memberi gaji kepada sayyidina Husein sebagai haknya dari Baitul Mal. Peristiwa pembunuhan yang dialaminya di Karbala tentu saja membuat semua kalangan bersedih dan mengutuk para pembantainya. Umat Islam pastinya bersedih atas kesyahidan Husein di Karbala. Namun, umat Islam tidaklah tepat mengenang dengan tradisi ‘aneh-aneh’ dengan memukuli...

Read More