Pages Navigation Menu

Untuk Indonesia yang Lebih Beradab

Nikah Beda Agama

Posted by on Oct 20, 2014 in Aqidah, Artikel | Comments Off on Nikah Beda Agama

Bulan Haji yang terdiri dari Syawal, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah adalah waktu-waktu fovorit bagi masyarakat Bugis dan Melayu untuk melangsungkan pernikahan. Entah siapa yang mulai mewariskan kebiasaan ini, padahal sejatinya semua bulan dan hari adalah baik di sisi Allah, kecuali Bulan Ramadhan dan hari Jumat yang diistemewakan Allah. Karena itu, waktu-waktu afdal untuk menikah tidak pernah memiliki dalil yang sah dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Masih tentang nikah. Akhir-akhir ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan prilaku lima mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia, mereka mengajukan uji materi (judical review) ke Mahkamah Konstitusi (MK) RI pada 4 Juli 2014 terkait Undang-Undang  Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan, yang menempatkan aturan agama pada pasal dua ayat satu yang isinya: Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaan itu. Subtansi dari gugatan kelima mahasiswa itu adalah, untuk melagalisasi pernikahan lintas agama...

Read More

Doa Untuk Bangsa

Posted by on Oct 20, 2014 in Artikel, Nasihat | Comments Off on Doa Untuk Bangsa

(Persembahan untuk Bapak Haji Jokowi dan Haji Jusuf Kalla) Seorang Muslim adalah seorang yang telah mengikrarkan diri: “Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.” Persaksian itu bukan hal kecil. Ungkapan syahadah adalah sesuatu yang sangat berat. Banyak kaum musyrik Arab, kaum Yahudi, dan Kristen, di masa Nabi Muhammad saw dan manusia-manusia sesudahnya, menolak untuk “sekedar” bersyahadat. Mereka paham, ada konsekuensi besar yang akan ditanggung, jika mereka mengakui hanya Allah-lah tuhan mereka; Beratnya beban itu bukan sekedar beban sosiologis, karena lingkungan Muslim. Sebagian mereka mungkin paham, jika mereka berikrar, “Tidak ada Tuhan selain Allah!”  maka mereka harus meyakini dan menyatakan, bahwa Latta, Uzza, Hubal, Tuyul, genderuwo, jailangkung, wewe gombel, dan sejenisnya, adalah bukan Tuhan! Berat bagi banyak kaum Yahudi dan Nasrani untuk mengubah kepercayaan tradisional nenek moyang mereka, bahwa “YHWH” bukan Tuhan...

Read More

Ahok dan Identitas Agama

Posted by on Oct 15, 2014 in Artikel, Kepemimpinan | Comments Off on Ahok dan Identitas Agama

MENYUSUL pengumuman janji kemerdekaan bagi Indonesia dari Perdana Menteri Jepang Kuniaki Koiso, 7 September 1944, maka pada 12-14 Oktober 1945, Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), yang merupakan perhimpunan organisasi-organisasi Islam utama di Indonesia, menggelar rapat, dengan keputusan: bahwa (1) kemerdekaan Indonesia berarti kemerdekaan kaum Muslimin Indonesia, (2) kemerdekaan Indonesia adalah satu syarat penting guna tercapainya kemerdekaan umat Islam Indonesia, untuk menjalankan syariat agamanya dengan semestinya. Berita rencana kemerdekaan Indonesia juga mendapat sambutan khusus dari Muhammad Amin al-Husaini, mantan mufti Masjid al-Aqsha, Jerusalem, yang ketika itu tinggal di Jerman. Amin al-Husaini mengirimkan surat kepada PM Jepang Koiso melalui Dubesnya di Jerman. Dikatakannya, bahwa sekalian kaum Muslimin di dunia sungguh-sungguh memperhatikan benar-benar nasib Indonesia yang mempunyai penduduk kaum Muslimin lebih dari 60 juta itu. Surat Amin al-Husaini itu dijawab oleh Syekh Hasyim Asy’ari, pemimpin tertinggi Masyumi, dengan surat sebagai berikut: “Atas...

Read More

Melacak Asal Usul Yahudi

Posted by on Oct 10, 2014 in Artikel | Comments Off on Melacak Asal Usul Yahudi

MIUMI – Kata ‘Yahudi’ diambil dari salah satu nama anak Nabi Ya’qub yang bernama Yahouza atau Yahoude. Nama ini mulai paten ketika kerajaan Yahouza berdiri pada tahun 586 sebelum masehi. Namun, istilah Yahudi meluas dengan makna penganut agama yang dianut Bani Israel semenjak dari zaman Nabi Musa yang padanya diwahyukan kitab Taurat. Ada pun ‘bani’ bermakna ‘klan’ dan Israel adalah nama lain dari Nabi Ya’qub, karena itu, Yahudi merupakan bagian dari Bani Israel. Ada pula yang berpendapat bahwa asal ‘Yahudi’ dari kata ‘al-haud’ berarti ‘kembali’ berdasarkan firman Allah, Inna hudna ilaika, sesungguhnya kami kembali (taubat) kepada Engkau, (QS. 7: 156). Dari sudut istilah, Yahudi adalah kombinasi antara agama dan suku bangsa, kerena itu, ketika menyebut kata ‘Yahudi’ merujuk pada kedua makna tersebut. Namun kepercayaan orang lain pada agama Yahudi tidak dapat menjadikan dirinya sebagai bangsa Yahudi, tapi dengan keluar...

Read More

Ketua MIUMI Jatim Khutbah Shalat Gerhana di AQL

Posted by on Oct 9, 2014 in Berita | Comments Off on Ketua MIUMI Jatim Khutbah Shalat Gerhana di AQL

MIUMI – Arrahman Qur’anic Learning Center (AQL) melaksanakan salat gerhana tepat bakda Magrib, 8 Oktober 2014 bertempat di Tebet Utara-I No. 40 Jakarta Selatan, Bertindak sebagai imam adalah Ustad Deden Muhammad Mukhyar al-Hafizh, juara pertama MTQ internasional, Maroko 2013, sedang bertindak sebagai kahtib, Dr. Zainuddin MZ, Ketua MIUMI Jatim, pakar hadis, dan kandidat dosen hadis di Universitas Malik, Saudi Arabia. Sejak pukul 17.00, jamaah, baik kaum Adam maupun kaum Hawa sudah memadati masjid AQL, dimulai dengan membaca zikir ma’tsurat oleh Ustad Nasrullah, pembaca hadis acara “Khazanah Tras7”. Dilanjutkan dengan salat Magrib yang langsung dipimpin oleh Ustad Deden. Begitu usai Salat berjamaah, Ustad Hendra Udayana, Lc., maju kedepan membacakan tata cara salat gernahana yaitu, terdiri atas dua rakaat berisi dua ruku pada setiap rakaatnya. Setelah takbiratul ihram membaca surah Al-Fatihah seperti biasa, kemudian ruku’ lalu i’tidal dan kembali membaca al-fatihah...

Read More