Pages Navigation Menu

Untuk Indonesia yang Lebih Beradab

Kaum Sofis dan Diskursus Kebenaran

Posted by on Oct 26, 2013 in Artikel, Pemikiran | Comments Off on Kaum Sofis dan Diskursus Kebenaran

RAMADHAN lalu, Kelas Pemikiran Gus Dur ke-XI menyajikan materi tentang pembelajaran atas pemikiran  Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tentang Islam dan pluralisme. Kelas yang diadakan di aula The Wahid Institute pada Rabu, 10 Juli 2013, diisi Muhammad Subhi Azhari tentang pluralism agama dan menyinggung soal kebenaran multak dan kebenaran relative. “Bagi Gus Dur, di dalam agama, terdapat kebenaran yang relatif dan mutlak. Tauhid merupakan kebenaran mutlak. Tetapi negara Islam misalnya, adalah kebenaran relatif. Di dalam kebenaran relatif ini, umat Islam harus mendamaikan kebenarannya dengan kebenaran agama lain. Atau lebih radikal dari itu, sebab agama-agama merupakan jalan yang berbeda tetapi memuara pada kebenaran mutlak, yakni Tuhan itu sendiri. Di sini relatif bermakna, bahwa kebenaran itu hanya kontekstual untuk umat Islam itu sendiri. Semua agama memiliki kebenaran relatif ini. Maka, berdasarkan relativitas kebenaran tersebut, semua umat beragama wajib menghargai masing kebenaran di...

Read More

Matinya Televisi Kita

Posted by on Oct 25, 2013 in Artikel, Berita, Headline | Comments Off on Matinya Televisi Kita

Kuntowijoyo pernah berucap, “Bahwa di balik kemajuan ilmu dan teknologi dunia  modern, sesungguhnya menyimpan suatu potensi yang menghancurkan martabat manusia. Umat manusia memang berhasil mengorganisasikan ekonomi, menata struktur politik, serta membangun peradaban maju untuk dirinya sendiri, tapi pada saat yang sama, kita juga melihat bahwa umat manusia telah menjadi tawanan dari hasil ciptaannya.” Tidak berlebihan apa yang dikatakan Kuntowijoyo. Kita melihat bahwa teknologi manusia begitu canggih pada saat ini. Di sepanjang sejarah kehidupan, manusia tidak bisa lepas dari hasil pikirannya yang begitu gegap gempita, yakni menciptakan dan merekayasa teknologi. Di bidang teknologi informasi, manusia menikmati betul kemudahan mendapatkan arus komunikasi yang begitu mudah. Sayangnya, hal itu semakin menunjukkan manusia tertawan oleh ciptaannya sendiri. Di Indonesia, dunia pertelevisian kita mengalami kebebasan yang begitu besar. Hasil teknologi yang demikian pesat membuat seluruh lapisan masyarakat menikmatinya. Dari Sabang sampai Merauke, rakyat Indonesia...

Read More

Mengingat Kembali Gerakan Syahwat Merdeka

Posted by on Oct 23, 2013 in Artikel, Berita, Headline | Comments Off on Mengingat Kembali Gerakan Syahwat Merdeka

Budayawan Taufiq Ismail pernah mempopulerkan istilah Gerakan Syahwat Merdeka beberapa tahun lalu. Istilah ini merupakan keprihatinan Sang Maestro terhadap budaya Indonesia yang semakin populer terhadap pornografi dan pornoaksi di berbagai banyak media massa. Taufiq Ismail tentunya berbeda dengan seniman mainstream yang permisif terhadap ketelanjangan atas nama kebebasan berekspresi. Kita harus menggaungkan kembali spirit Taufiq Ismail karena saat ini banyak figur-figur baru di televisi yang rela menjual harga diri mereka. Figur banci menjadi populer di televisi dengan gaya yang dibuat-buat. Kebanci-bancian ini menjadi bahan lawakan yang cenderung berbau porno. Para pengelola televisi pun berlomba-lomba menciptakan figur baru karena berkepentingan atas terdongkraknya rating dan share. Upaya menghapus pornografi dan pornoaksi dalam aksi kebancian ini sebenarnya sudah sering dilakukan lembaga berkompeten. Katakanlah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang senantiasa memperingatkan pengelola stasiun televisi. Namun, peringatan ini dianggap angin...

Read More

Spirit Arafah Bagi Kehidupan Berbangsa & Bernegara yang Lebih Baik

Posted by on Oct 14, 2013 in Berita, Headline, Nasional | Comments Off on Spirit Arafah Bagi Kehidupan Berbangsa & Bernegara yang Lebih Baik

Momentum Arafah dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi bangsa dan negara Indonesia yang saat ini tengah terpuruk. Penegakan hukum yang dicederai oleh tindakan penyuapan terhadap hakim merupakan teguran agar bangsa kita dapat bangkit dari ancaman kebinasaan berjamaah. Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Bachtiar Nasir menjelaskan, umat Islam yang tidak menjalankan ibadah haji, bisa memanfaatkan momentum Arafah ini. “Gonjang-ganjing tentang Mahkamah Konstitusi dan Bunda Putri telah menggegerkan negara kita. Dengan momentum Arafah, kita bisa memperbaiki itu semua,” ujar Bachtiar Nasir Padang Arafah sebagai tempat berkumpulnya jutaan jamaah haji dari berbagai negara. Dia juga menjadi lokasi bagi puncak pelaksanaan ibadah haji. Spirit arafah menunjukkan bahwa manusia pada hakikatnya adalah sama di hadapan Allah SWT. Esensi paling dalam adalah, mereka yang melakukan wukuf di Arafah akan dibebaskan dari siksaan api neraka. Menurut Bachtiar Nasir, sebelum menghadapi pengadilan yang sesungguhnya di...

Read More

Lima Ribu Warga Inggris Masuk Islam Setiap Tahun

Posted by on Oct 12, 2013 in Berita, Headline, Internasional | Comments Off on Lima Ribu Warga Inggris Masuk Islam Setiap Tahun

The Guardian, salah satu media terbesar di Inggris, menurunkan artikel liputan yang menggambarkan jumlah muallaf yang terus meningkat di Inggris setiap tahunnya. Menurut media ini, ada 5.000 warga Inggris yang pindah ke Islam setiap tahunnya. Kebanyakan dari mereka adalah wanita. Profil wanita yang diangkat The Guardian kebanyakan muslimah yang memiliki pandangan bahwa jilbab tidak penting dengan berbagai alasan. Berikut ini profil sebagian muallaf wanita berkebangsaan Inggris yang diulas The Guardian:   Ioni Sullivan , pekerja pemerintah daerah , 37 tahun , East Sussex Saya menikah dengan seorang Muslim dan memiliki dua anak . Kita hidup di Lewes , di mana saya mungkin satu-satunya perempuan berjilbab di desa . Saya lahir dan dibesarkan di sebuah keluarga kelas menengah  yang berhaluan kiri. Dapat dikatakan keluarga saya adalah atheis. Ayah saya seorang profesor , sementara  ibu seorang guru . Setelah saya menyelesaikan...

Read More