Pages Navigation Menu

Untuk Indonesia yang Lebih Beradab

Galleries

Most Recent Articles

Visi Misi Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia

Posted by on May 26, 2015 in Profil | 0 comments

Visi. Menjadi lembaga kepemimpinan formal islam terdepan dalam menegakkan nilai-nilai Islam. Menjadi wadah pemersatu para intelektual dan ulama Indonesia dalam membangun peta -perjuangan menuju kejayaan islam. Misi. Membangun wibawa kepemimpinan formal Islam yang bisa dipercaya umat melalui good governance. Menjadikan hasil riset sebagai landasan penetapan fatwa agar dapat tersosialisasi dengan baik. Menyatukan potensi para intelektual dan ulama dalam membentuk peta perjuangan dakwah yang mendatangkan pertolongan Allah SWT dalam memenangkan Islam dan menjayakan umat Islam.   Islam jelas panduannya, Al-Qur’an dan As-Sunnah, Allah dan Rasulullah. Sementara tradisi, kebiasaan, adat, budaya, itu nggak ada patokannya,...

Read More

Silatnas MIUMI Garut: Meningkatkan Peran Ideal Ulama

Posted by on Feb 12, 2015 in Nasional | 0 comments

Garut – Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) kembali melaksanakan hajatan nasional. Acara bertajuk Silaturahim Nasional (Silatnas) dan Pelantikan MIUMI Wilayah Jawa Barat dan 18 pengurus daerah-daerah di Jawa Barat ini digelar di Hotel Sumber Alam, Cipanas, Garut, Jawa Barat, pada Selasa dan Rabu, 13-14 Januari 2015. Silatnas dibuka pada Selasa 13/01/2015 jam 20.00. KH. Aceng Zakaria, sesepuh kota Garut memberi sambutan pertama. Dalam sambutan singkatnya, ia menerangkan tentang karakter ulama. Pimpinan Pondok Pesantren Persatuan Islam 99 Rancabango, serta Pengurus dan Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut ini mengapresiasi keberadaan MIUMI. Menurutnya, ia merasa senang dan berbesar hati, karena masih banyak orang yang akan menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Pria yang lahir di Sukarasa, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, 66 tahun silam itu lalu menjelaskan hakikat dan prinsip ulama. “Penulisan kata ‘al Ulama’ dalam al Qur’an, di atas wawu ada hamzah, berbeda dengan tulisan yang baku. Hal ini karena tidak semua yang dianggap ulama itu adalah ulama,” jelasnya berfilosofi. Ketua Badan Kerjasama Pondok Pesantren se-Indonesia (BKSPPI) Kabupaten Garut ini lantas mengutip penjelasan Ibnu Abbas tentang hakikat ulama. Menurut Ibnu Abbas, ulama adalah orang yang tidak menyekutukan Allah, istiqamah menghalalkan yang halal, mengharamkan yang haram, serta yakin bahwa dia akan berjumpa dengan Allah Subhanahu Wata’ala. Selanjutnya, Kiai Aceng yang juga tokoh Persis Jawa Barat...

Read More

MIUMI Harus Bantu Pemerintah Atasi Masalah Sosial

Posted by on Feb 10, 2015 in Nasional | 0 comments

Tarakan – Kehadiran Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia (MIUMI) di sejumlah daerah, khususnya di Kalimantan Utara (Kaltara), diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai masalah sosial. Demikian pernyataan Gubernur Kaltara Dr. Irianto Lambri dalam sambutannya saat menghadiri pelantikan pengurus MIUMI Wilayah Kaltara (07/02). Hadir pula pada acara yang digelar di Masjid Al Ma’arif itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltara KH. Zaenuddin Dalilla, serta Ketua Harian MIUMI Pusat Adnin Armas  MA dan Sekjen MIUMI Ust. Bachtiar Nasir,...

Read More

Hoax E-Number Lemak Babi: Kasus White Koffee, Es Krim Magnum, & Lays

Posted by on Feb 2, 2015 in Artikel, Nasihat | 0 comments

Assalaamu ‘alaikum warrahmatullaahi wabarakaatuh. Sahabat-sahabat yang dirahmati Allah SWT. Saat ini, masih juga ada berita menghebohkan di masyarakat yang menyebutkan bahwa beberapa produk makanan terkenal tertentu yang bersertifikat halal resmi MUI ternyata haram karena menggunakan bahan dari babi. Tulisan yang bertajuk: “Kode Babi pada Makanan Kemasan (termasuk dalam ES KRIM MAGNUM)” ini beredar di internet, melalui: email, mailist, Facebook, Twitter, maupun SMS, WhatsApp, Telegram. Anehnya, si penulis artikel tidak mengidentifikasi kandungan babi tersebut menggunakan fasilitas uji laboratorium, seperti Real...

Read More

Kecerdasan Imam Abu Hanifah

Posted by on Dec 10, 2014 in Artikel, Profil Tokoh, Syiah | 0 comments

Dalam sebuah majelis ilmu yang diisi oleh Imam Abu Hanifah, salah seorang laki-laki berdiri lantas bertanya, Wahai Abu Hanifah, bagaimana pendapatmu mengenai seorang laki-laki yang berkata seperti ini, Aku tidak mengharap surga dan tidak takut neraka; Aku suka memakan bangkai dan darah; Aku benci terhadap sesuatu yang hak (benar); Aku lari dari rahmat Allah; Aku juga meminum khamar; Aku bersaksi terhadap sesuatu yang tidak kulihat; Aku mencintai fitnah; Aku salat tanpa wudhu’; Aku tidak mandi setelah mengalami junub; dan...

Read More

KH. Jamaluddin Amien, Ulama Pejuang Syariat

Posted by on Dec 10, 2014 in Artikel, Profil Tokoh, Syiah | 0 comments

KH. Jamaluddin Amin, pertama kali saya mengenal dan berinteraksi langsung ketika ikut dalam diklat dai yang diadakan Asia Moslem Charity Foundation (AMCF). Dikoordinir oleh Ma’had Ali Al-Birr di bawah naungan Universitas Muhammadiyah Makassar. Saat itu, Pak Kiyai, demikian sapaan akrabnya, membawakan tausiyah pelepasan para peserta diklat yang telah dibina, diajar, dan digembleng selama tiga bulan penuh, dari  November 2009 hingga Januari 2010. Dalam tausiyahnya, ia menekankan kepada para dai agar senantiasa berjuang mengajarkan dan menegakkan agama Allah kapan pun...

Read More

Krisis Muru’ah

Posted by on Dec 10, 2014 in Artikel, Kepemimpinan, Nasihat | 0 comments

Pengertian “muru’ah” dari segi bahasa adalah kehormatan dan harga diri. Al-Fayumi mendefinisikan muru’ah sebagai akhlak kejiwaan yang membawa seseorang untuk senantiasa berakhlak baik dan memiliki sikap menawan, sedangkan Al-Kafawi mendefinisikan muru’ah sebagai tabiat kemanusiaan, bahkan keperwiraan yang sempurna. Dari segi istilah, muru’ah bermakna salah satu akhlak islami yang dapat mengantarkan seseorang untuk memiliki jiwa yang bersih dan tidak terkungkung dan diperbudak oleh nafsu syahwatnya; manifestasi karakter seorang muslim yang memiliki cita-cita (himmah) tinggi dan selalu tidak suka pada sesuatu...

Read More